Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Thursday, May 12, 2011

PENGARUH STRATEGI PERMAINAN SCRAMBLE (SUSUNAN KATA) PADA KONSEP SISTEM ORGAN TUBUH MANUSIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2010-2011

/ On : 9:08 AM/ Thank you for visiting my small blog here.
PENGARUH STRATEGI PERMAINAN SCRAMBLE (SUSUNAN KATA) PADA KONSEP SISTEM ORGAN TUBUH MANUSIA TERHADAP HASIL
BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 LANGSA
TAHUN PELAJARAN 2010-2011



1. Latar Belakang Masalah
Pendidikan pada dasarnya merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi. Dalam rangka membangun manusia Indonesia seutuhnya, pembangunan di bidang pendidikan merupakan sarana dan wahana yang sangat baik dalam pembinaan sumber daya insani. Oleh karena itu pendidikan perlu mendapat perhatian dari Pemerintah, masyarakat dan pengelola pendidikan khususnya.
Pendidikan diinginkan terlaksana secara teratur, maka berbagai elemen (komponen) yang terlibat dalam pendidikan harus dihubungkan, supaya terciptanya interaksi dalam pendidikan, oleh karenanya guru selaku pelaksana pendidikan selain menguasai bahan pelajaran juga harus mampu menguasai strategi pengajaran serta berbagai ketrampilan dalam pemilihan dan penggunaan alat atau media pendidikan. Sadiman (2007:190) mengatakan bahwa: “Keefektifan belajar adalah implementasi yang berhasil dari komponen-komponen pendidikan, dalam hal penggunaan media serta ketrampilan yang dimilik guru dalam menggunakan media tersebut.”
Siswa yang aktif dalam pembelajaran biologi akan membuat dirinya lebih kreatif sehingga akan lebih mudah memecahkan masalah biologi. Keaktifan siswa akan muncul bila guru memberikan kepada siswa agar mau mengembangkan pola pikirnya, mau mengemukakan ide. Kadang dalam pembelajaran khususnya dalam pelajaran biologi, ketika guru menawarkan kepada siswa agar mau mengerjakan soal di depan kelas, banyak siswa yang enggan dan tidak mau.
Keberhasilan proses belajar mengajar pada pembelajaran dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran biologi pada materi sistem organ tubuh manusia tersebut. Keberhasilan itu dapat dilihat dari tingkat pemahaman, penguasaan meteri serta prestasi belajar siswa. Semakin tinggi pemahaman dan penguasaan serta prestasi belajar semakin tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran.
Namun dalam kenyataannya dapat dilihat bahwa prestasi belajar biologi yang dicapai siswa masih rendah.
Permainan merupakan alat bagi anak untuk menjelajahi dunianya, dari yang tidak dikenali sampai pada yang diketahui, dan dari yang tidak dapat diperbuatnya sampai mampu melakukannya. Bermain bagi anak memiliki nilai dan ciri yang penting dalam kemajuan perkembangan kehidupan sehari-hari. Pada permulaan setiap pengalaman bermain memiliki resiko, ada resiko bagi anak untuk belajar misalnya naik sepeda sendiri, belajar meloncat, belajar menyanyi dan unsur lain adalah pengulangan.
Anak mengkonsolidasikan keterampilannya yang harus di wujudkannya dalam berbagai permainan dengan nuansa yang berbeda. Dengan cara ini anak memperoleh pengalaman tambahan untuk melakukan aktivitas lain. Menurut Semiawan (2002: 21) menjelaskan bahwa “Melalui permainan anak dapat menyatakan kebutuhannya tanpa dihukum atau terkena teguran misalnya bermain boneka diumpamakan sebagai adik yang sesungguhnya.”
Oleh karena itu permainan merupakan cara menyajikan bahan pengajaran dimana siswa melakukan permainan untuk memperoleh atau menemukan pengertian dan konsep tertentu. Permainan dalam arti permainan pendidikan, siswa melakukan kegiatan (permainan) dalam kerangka proses belajar mengajar. Sebagai metode mengajar, metode permainan dapat dilakukan secara individual atau kelompok. Menurut Sadiman (1996:7) menjelaskan bahwa “Permainan adalah setiap kontes antara para pemain yang berinteraksi satu sama lain dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu pula.”
Suatu pendekatan mempunyai peranan penting karena pendekatan dalam pembelajaran pada hakikatnya merupakan cara yang teratur dan terpikir secara sempurna untuk mencapai suatu tujuan pengajaran. Pendekatan ini merupakan peran yang penting untuk menentukan berhasil dan tidaknya pembelajaran yang di inginkan. Untuk mengantisipasi masalah tersebut yang berkelanjutan maka perlu dicarikan formula pembelajaran yang tepat. Salah satunya dengan menerapkan permainan Scramble (susunan kata) dengan menggunakan penekanan latihan soal yang dikerjakan
secara berkelompok.
Menurut kamus besar bahasa indonesia (1995: 614-615)menjelaskan bahwa ”Pengertian permainan adalah sesuatu yang digunakan untuk bermain, barang atau sesuatu yang dipermainkan dari kata dasar main. melakukan permainan untuk menyenangkan hati dengan menggunakan alat atau tidak.” Dalam permainan scramble siswa diharapkan dapat bekerja sama antar anggota kelompok untuk saling membantu teman sekelompok dapat berfikir kritis sehingga dapat lebih mudah dalam mencari penyelesaian soal. menurut Betteridge (1994:113 ) mengemukakan bahwa:
Permainan Scramble adalah permainan kata yang dapat dimainkan oleh 2, 3, atau 4 orang peserta, dalam waktu tertentu. Umpamanya satu menit, secara bergilir setiap pemain berusaha membentuk kata-kata yang saling berhubungan diatas papan, permainan dengan menggunakan biji-biji yang masing-masing mempunyai angka tertentu.

Scramble merupakan suatu metode mengajar dengan membagikan lembar yg diberi soal objektif dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia. Siswa diharapkan mampu mencari jawaban dan menyusun kata yang benar sesuai jawaban.
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti menetapkan dan memilih untuk memaparkan permasalahan yang ada di sekolah SMP negeri 2 Langsa pada kelas VIII, materi pokok sistem organ tubuh manusia semester II, yaitu dengan judul penelitian “Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 langsa tahun pelajaran 2010-2011”
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar¬¬ belakang di atas, maka masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Adakah pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 langsa tahun pelajaran 2010-2011 ?
2. Seberapa besar Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 langsa tahun pelajaran 2010-2011 ?

3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui adakah Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 Langsa tahun pelajaran 2010-2011 ?
2. Untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 Langsa tahun pelajaran 2010-2011 ?

4. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagi guru, menjadi bahan masukan dalam proses belajar mengajar
2. Bagi siswa, menjadi pembelajaran yang bermakna dan diharapkan dapat membantunya dalam meningkatkan hasil belajar.
3. Bagi kepala sekolah diharapkan hasil penelitian ini menjadi informasi tentang pentingnya penyediaan alat, bahan dan media untuk proses belajar mengajar.
4. Bagi rekan-rekan mahasiswa yang melakukan penelitian dikemudian hari diharapkan menjadi bahan masukan dan penyempurnaan.

5. Teori Pendukung / Landasan Teori
Pelaksanan penelitian ini didasarkan atas landasan-landasan teori yang mengemukakan bahwa melalui pembelajaran perlakuan percobaan siswa akan langsung berhadapan dengan masalah atau materi belajar yang membuat ia lebih kreatif dalam menemukan jawaban dari apa yang dipermasalahkan, seperti yang dikemukakan oleh Berky (1995) menyatakan “permainan merupakan aktivitas yang bersifat simbolik, yang menghadirkan kembali realitas dalam bentuk pengandaian misalnya, bagaimana jika, atau apakah jika yang penuh makna”. Serta menurut Phyllis E. Huff (1988) menjelaskan “scremble kata yakni sebuah permainan menyusun kata-kata dan huruf-huruf yang telah dikacaukan letaknya sehingga membentuk suatu kata tertentu yang bermakna”. Menurut soedarso (1989) menjelaskan bahwa “dengan Scramble siswa dapat dilatih berkreasi menyusun kata, kalimat, atau wacana yang acak susunannya dengan susunan yang bermakna dan mungkin lebih baik dari susunan aslinya. Metode pembelajaran ini akan memungkinkan siswa untuk belajar sambil bermain.” Scramble adalah jawaban soal dengan susunan yang acak, siswa nanti bertugas mengkoreksi ( membolak-balik huruf )
Teori-teori yang akan dibahas dalam pembahasan bab landasan teoritis nanti adalah pengertian belajar, metode mengajar, pengelolaan belajar mengajar biologi, Media dalam belajar, Pengertian permainan dalam belajar, Jenis-jenis permainan dalam biologi, Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar, sistem organ pada manusia.

6. Anggapan Dasar
Pelaksanaan penelitian ini didasarkan atas asumsi yang menyatakan bahwa:
1. Scramble merupakan suatu metode mengajar dengan membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia.
2. Permainan scramble adalah permainan dengan menyusun kata baik secara individu atau secara kelompok dengan menjawab soal dari lawan main.
3. Permainan adalah setiap kontes antara para pemain yang berinteraksi satu sama lain dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu pula dalam belajar.

7. Hipotesis
Hipotesis dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Hipotesis Nihil (Ho)
Tidak ada Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 Langsa tahun pelajaran 2010-2011
2. Hipotesis Alternatif (Ha)
Ada Pengaruh strategi permainan scramble (susunan kata) pada konsep sistem organ tubuh manusia terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP negeri 2 Langsa tahun pelajaran 2010-2011
8. Metodelogi Penelitian
A. Metode Penelitian
Dalam penelitian tentang pengaruh permainan scramble pada konsep sistem organ pada manusia terhadap hasil belajar siswa, penulis menggunakan metode eksperimen.
B. Populasi dan Sampel Penelitian
1. Populasi Penelitian
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Langsa Tahun Pelajaran 2010-2011 yang berjumlah 278 orang yang terdiri dari 7 kelas dan terbagi atas 40 siswa untuk masing-masing kelas.
2. Sampel Penelitian
Sample penelitian yang terpilih melalui tekhik pengambilan Cluster sampling, adalah kelas VIII1 dan VIII3 dengan jumlah siswa dari masing-masing kelas adalah 40 orang siswa, jadi keseluruhan sample adalah 80 orang siswa. kemudian dengan cara yang sama penulis memilih kelas kontrol dan kelas Eksperimen, sehingga tepilih kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol.
C. Instrumen Penelitian
Alat pengumpulan data yang penulis gunakan adalah sebagai berikut:
1. Tes adalah seperangkat stimulus/ rangsangan yang diberikan kepada responden dengan harapan mendapatkan jawaban terhadap apa yang di uji. tes yang digunakan berupa pretes (tes awal) dan tes postes (akhir).
D. Langkah-langkah penelitian.
Dalam pelaksanaan penelitian ini penulis mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menetapkan populasi dan sampel penelitian
2. Menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol secara acak
3. Membuat soal tes sebanyak 20 soal dalam bentuk essay
4. Uji coba tes
5. Memberikan pretes kepada kedua kelas, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai guna mengetahui kemampuan awal siswa kemudian dihitung meannya.
6. Melakukan penelitian dalam kegiatan belajar mengajar kepada dua kelas.
1 Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan diacak menggunakan strategi permainan scramble.
2 Kelas kontrol tidak diberikan perlakuan
7. Memberikan postes kepada kedua kelas. Setelah kegiatan belajar mengajar dimulai. Guna mengetahui kemampuan akhir siswa dan dihitung meannya.
8. Mengumpul, menganalisa data dan menyusun laporan dalam bentuk skripsi.

E. Analisa Data
Analisa data hasil pretes dan postes penulis lakukan menggunakan model matematika uji statistic t-student sebagai berikut:
t = sudjana (1989:239)
keterangan :
t = t-test
x1 = Mean Postes Kelompok Eksperimen.
x2 = Mean Postes Kelompok Kontrol.
s = Simpangan Baku.
n1 = Jumlah Objek Kelompok Eksperimen.
n2 = Jumlah Objek Kelompok Kontrol

9. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
BAB I = Pendahuluan, yang menguraikan tentang: latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, anggapan dasar dan hipotesis.
BAB II = Tinjauan teoritis, yang membahas tentang: pengertian belajar, metode mengajar, pengelolaan kelas dalam belajar mengajar biologi, Media dalam belajar, Pengertian permainan dalam belajar, Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar, sistem organ pada manusia
BAB III = Metode penelitian, yang memuat tentang: waktu dan tempat penelitian, populasi dan sampel penelitian, langkah-langkah penelitian, metode dan variabel penelitian dan teknik analisa data.
BAB IV = Hasil penelitian dan pembahasan, yang memuat tentang hasil penelitian, pengujian hipotesis, dan pembahasan.
BAB V = Penutup, yang berisi tentang: kesimpulan dan saran.







DAFTAR PUSTAKA
Alipandie, Imansyah (1984) Didaktik Metodik Pendidikan . Surabaya: Penerbit Usaha Nasional.
Slameto (1990) Proses Belajar Mengajar dalam Sistem Kredit (SKS). Jakarta : Penerbit Bumi Aksara.
Berky (1995). Membantu Putra Anda Belajar Membaca. Jakarta: Periplus.
Betteridge (1994) Games For Lenguage Learning. New York: Universiti Press Crombidge

Boediono (2002)Kegiatan Belajar Mengajar Makalah Kurikulum Berbasis Kompetensi Jakarta : Puskur, Balitbang Depdiknas

Djamarah (1999) Psikologi Belajar . Jakarta : Rineka Cipta

Depdikbud.( 1995) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Depdikbud
Gerlac dan Ely (1982) http://hafismuaddab.wordpress.com/2010/01/13/fungsi-dan-peran-media-dalam-pembelajaran/
Hasan, Chalijah (1994), Dimensi-dimensi Psikologi Pendidikan. Surabaya : Al-Ikhlas Surabaya Indonesia.

Hasibuan (2006) Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hendyat Soetopo (2005) Pendidikan dan Pembelajaran, Teori, Permasalahan, dan Praktek. Malang : UMM Press.

Ibrahim (1982) http://09094rj.blogspot.com/2010/03/1.html

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., dan Haditono, S. R.(1998) Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Muhibbin Syah (2000) http://nunung_nn.student.fkip.uns.ac.id/files/2010/01/Macam2-metode-pembelajaran.doc

Phyllis E. Huff (1988) http://daudp65.byethost4.com/baca2/teaching-reading.htm
Rumini (1995) Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UPP IKIP Yogyakarta.
Sadiman (1996) Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta : Karya Grafindo Persada.

Sadiman, (2007). Media Pembelajaran. Jakarta: Rhineka Cipta.
Soedarso (1989) http://pustaka.ut.ac.id/website/index.php?option=com_content&view=
article&id=149:pbin-4301-strategi-pembelajaran-bahasa-indonesia&catid=30:
fkip&Itemid=75

Sudjana (1989) Belajar mudah penelitian, Jakarta : gramedia.
Semiawan (2002) http://definicinta.blogspot.com/2009/06/pengertian-permainan.html
Winarno (1994) http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/collect/skripsi/archives/HASH015e/
50513c33.dir/doc.pdf
Zulkifli, L.(1992) Psikologi Perkembangan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.












DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR ISI i
1. Latar Belakang Masalah 1
2. Perumusan Masalah 4
3. Tujuan Penelitian 4
4. Manfaat Penelitian 5
5. Teori Pendukung/Landasan Teori 5
6. Anggapan Dasar 6
7. Hipotesa 7
8. Metodelogi Penelitian 7
A. Metode Penelitian 7
B. Populasi dan Sampel 7
C. Intrusment Penelitian 8
D. Langkah-langkah Penelitian 8
E. Analisa Data 9
9. Sistematika Penulisan 9
DAFTAR PUSTAKA 11

Relate Posts



0 comments:

Post a Comment

Popular Posts